Puisi Cinta

Gempa Atlantiko

12.2.07

akhirnya… bergoyang juga meja komputerku
pagi hari jam sepuluh lebih lima puluh lima
bersama 20 jam mataku bangun…
pening.. kirain salah lihat..
udah ah…
ngeriiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii

Labels: 

Other Side Om Saddam

6.1.07

ada kisah magis pembantaian…
ada kisah rindu kemakmuran
ada cerita baru penjajahan…
ada vidio baru penggantungan…

saddam memang lain
punya sisi lain
special dari yang lain…

dalam 0.5 detik
yahoo memiliki 169 juta artikel
8.470 video dan 265 ribu photo

dalam 0.5 detik
google mencarikan 134 juta artikel
1.542 video dan 106 ribu Photo

ternyata yahoo lebih menyukai saddam
atau karena google lebih sopan

entahlah… youtube pun punya 7.200 video
hanya untuk saddam…
yang terbaik link dibawah ini

coba bandingkan dengan ini

semuanya terlambat untuk ditonton
terlambat untuk didemo
terlambat juga untuk dibaca tulisan gw ini

saddam sudah enggak ada…??
atau jangan jangan sekarang sedang berlibur
berenang dipantai indahnya hawai
siapa tahu?? wawlahualam…

Labels: 

Cer –

12.10.06

Aku terlahir
ketika dunia mengedipkan mata
gelap, 10 menit mati
sebelum akhirnya terang kembali

aku terlahir
dengan sayatan tajam ujung padi
bersimbah darah, 15 tahun segar

sebelum akhirnya dikubur lagi

aku terlahir
dan terlahir kembali
tumbuh bersama, 2 ekor ayam jago
sampai akhirnya berlari sendiri

25 tahun sejak aku terlahir
dunia sudah memakai kaca mata
ujung padi sudah berisi besi
dan sijago berkokok di pelangi

inikah aku?
iyah, mungkin itu sayah
karena alhamdulillah dengannya
aku belum memiliki cermin.

Labels: 

Coco kale kale Ore

11.10.06

Anak hujan berlari tertiup angin
disenja hari kala awan kelabu
lewati penjara syahid yang kuyup
selintas roh roh suci dilangit
mencumbu semerbaknya kapur barus
diantara basahnya dinding tinggi
lorong menjulur liku samar
remang tersekap waktu lama
kutulis kan ini dekat itu
termangu, topang dagu dan megupil
menunggu bisikan bisikan kecil
menanti sapaan harap
titik temu pelupa dunia
berlari secepat kilat
dengan menyambut petir
melepas lingkaran hitam
dan deru dengus syetan yang pergi
karena bosan kumaki, kucaci
dan kuusir,
minggiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiir………..
aku bosan…
aku bosan dengan tertawa ria
aku rindu air mata
yang tangisi hari makan hati
tangisi hura minum dosa
tapi, aku malu…
pemalu dan memalukan
karena bersamaku topeng
tersenyum ramah
mencium pipiku
dan terus menasehati
” jangan gigit jari lagi
itu bekas upil..!!”
ya lal haul…
kutampar pipiku dengan keras
empat kali kiri dan kanan
barulah air mataku meleleh
bersama derap langkah baruku
yang sudah menjadi tontonan sore
coco kale kale ore.

Labels: 

Tapal Keledai

10.10.06

Menunggu senja
menanti Adzan maghrib
serambi jalan kota kenitra berkicau
ribuan burung gereja bernyanyi
menjerit … mengadu denging
bersama kenalpot kenalpot mobil
Burung platuk beriring pulang
seperti klibatan roh putih melayang
burung bango diatas tiang listrik
bengong sendirian
yang kulihat dari belakang
bagaikan malaikat pencabut nyawa
memanggul parang kematian
perlahan langit memerah
dan redup menghitam
matahari pun tenggelam
diatas kuburan para suhada
lalu semerbak bau debu jalanan malam
yang penuh dengan jejak sepatu dan sandal
mereka yang mencari, menemukan,
dan membawanya pergi
malampun sepi
ditutup jendela cafe
dan pintu-pintu bar
dan aku disepanjang jalan itu
lupa shalat maghrib.

>>>> tElEdiARiO :

gak jelasss hari ini

Labels: 

Ya Pergi Saja

8.10.06

yang dibalik jendela
mungkin senyumu
tidak akan kulihat lagi
sejak maghrib ini

yang dibalik jendela
ucapan selamat tinggalku
ada dijendela yang perlahan kututup
agar engkau tidak kaget

yang dibalik jendela
tidurlah… lelaplah… dan terbanglah
aku tidak akan mengganggumu lagi
maafkanlah aku yang berisik

yang dibalik jendela
aku pergi …

>>>> tElEdiARiO :

bye bye .. my Computer …

Labels: 

2.5.04

MEi

Kata yang selalu jatuh
Seperti daun dihujung kemarau
Namun hati
Adalah daun dijelang semi
Disini…
Disepanjang jalan lamunan
Aku tidak sendirian
Dedaunan telah dulu jatuh
Terinjak kata hatiku
Yang menemaninya jatuh
Lalu pergi sendiri-sendiri
mengikuti angin pergi
Namun aku…
Masih dijalan itu
Sampai semi tiba kembali
Karena aku…
Sepertimu Akar,
Batang
Dan ranting
Yang memiliki do’a
Bersama angin-angin lalu
Berganti hari-hari nanti
Hari yang penuh semi
Mei yang segera berganti.

@kenitra 2 mei 04

SAhAbAt AiR

Sahabat adalah kata
Yang mengaliri suka duka
Air juga kata
Yang berberai untuk bersatu
Gerimispun kata
Yang turun hari ini
Bersama kata
Kata kita
Yang selalu berberai
Deras dalam liku
Entahlah …
Apakah angin masih bersama kita ?
Karena kita adalah air
Usah salahkan awan setelah hujan
Karena dipenghujung sungai
Semua akan bersatu
Hanya waktulah yang berbeda
« waktu kita mengenangnya
air selalu berusaha untuk bersatu »

@kenitra 2 mei 04

Labels: 

JALAN PENdEK

17.3.03

Seputih Bahasa Sukma

Bahasa sukma
Dilerung hati yang dalam
Terketar dibibir pudar
Diredup kerdip
Tersentak dengan nadi
Nafas kesemutan diubun
Menyusur dingin keujung kaki.

Sejenak kuterpatung
Tidak kuasa kuucap
Disebar getar
Berjuta rasa satukan basa
Menyirap kata
Melintasi puspa
Seputih putih.

Kujatuhkan perlahan
Untuk kuambil warna
Ditarik nafas
Dengan elus halus
Jemariku pipi
Diangkat kata
Pada akhir bahasa.

Yang akhirnya terucap jua
Sukmaku tercinta
Sehalus bahasamu
Dikalbuku
Kuucap bahasamu
Didepan sukmamu
Dengan cintaku.
(kenitra, 14-03-03)

JEREMI (jedah remember mission)

Perawan malang melintang angan
Tersepi mimpi-mimpi pagi
Dihampa ara bara
Candanya carut marut
Pacar terlingkar tikar
Tikar tersimpan rapi
Rapi dikata
Kata entah dimana
Dan mana itulah malang.

Dia berlari
Mengejar gunung
Dilepaskan jati diri
Dengan sebuah trend
Rasanya aku sepertimu
Aku ingin jadimu
Digunung kembar
Dan kusisir rambut
Sayangi hampa.

Hampa menyapa
Tidak dengan kata
Tapi hari punya bukti
Malang bukan dengan hampa
Atau mimpi ditikar
Tapi itulah trend tenda
Susah memang hampa
Selagi kamu bukan kamu
Perawan pun tetap malang.
(kenitra, 14-03-03)

Pulang

Tiada hari tanpa hati
Memasuki waktu
Ber-ke-la-na
Tidak usah engkau duduki buih
Dengan aroma wangi tubuh
Datang atas nama cinta
Dan pergi dengan nama benci
Selaput sudra perkasa
Ciumi bara-bara api
Sepanas kata
Kata hati
Hati kata
Kata hari
Hari kata
Kata benci
Benci kata
Aku ingin pulang
Benci dengan kata-kata
Tala dilana
Setelah berkelana.
(kenitra,14-03-03/04.30)

ASMA-RANDA-NANI

Malam malam panjang
Menyiksaku gerang
Dua pasang tajam
Menantiku pejam

Kunang kunang terbang
Menggodaku kenang
Dua rasa bergantian
Deraku dalam penantian

Ya… asmarandana
Bergolak dalam gejolak
Ya… asmarandani
Kupetik dalam pergi
Ya… asmarandanani
Bertemu dikunang
Malam malam panjang
Menangisi siang.

Aku datang dari gelap
Meminangmu mentari
Kiriku rindu
Kananku haru
Pulangkan jeruji
Terbangkan kunang
Tikamkan gerang
Matikan rasa
Dua kali
Aku dan kamu
Juga dia.
(kenitra,17-03-03)

Labels: 

Kuala

18.8.00

Jam di tanaganku mengingatkan
bahwa engkau masih ada disana
menunggu angin berlalu
dan mentari pergi

sederet gadis gadis kecil
samar terbayang melambai
seolah menanti harap
kalau aku harus kembali

ayah …
ibu …
kupergi hanya untuk kembali
tidak usah engkau tangisi
biarlah kuala itu dilumpur
tetapi hatiku tetap tegar.
RAJ,14 Agustus 2000.

>>> tElEdiARiO >>>

Satu Setengah Jam sudah berlalu, penerbangan Jakarta-Kuala Lumpur tidak terasa, maklum selama duduk dikursi pesawat pikiranku tidak tahu entah kemana perginya, ingat kiri dan ingat kanan, ah … biarlah … tidak usah ditengok, sekaraang fokus aja kedepan, apapun yang terjadi, setidaknya begitulah tekad dihati.
ting… suara bel yang diikuti oleh suara pemberitahuan kalau pesawat sebentar lagi akal landing … sedikit demi sedikit mulai kelihatan suasana malam kota kuala lumpur dari atas … lumayan bagus … boleh lah.
waktu teransit hanya tiga jam saja jadi sesampainya disana saya hanya menunggu saja di dalam bandara, tidak bisa keluar, yah akhirnya bengong saja dikursi sambil merhatiin ketiga temen temen yang lagi asik duduk melamun juga.
Tidak jauh dari kita berempat duduk seorang ibu dan satu anak perempuan kecil tersenyum terus memperhatikan kita berempat… mungkin merasa aneh kali, he… akhirnya pecah juga ketidak sabaran si ibu itu sepertinya, kerena dia langsung mendekati dan menanyakan kalau kita mau kemana dan dari mana, satu persatu dari kita memperkenalkan diri dan dengan jelas bahwa kita mau pergi belajar …
ibu itu pun tersenyum, dan memperkenalkan diri ternyata dia itu istri direktur perwakilan di jakarta untuk pesawat yang kita tumpangi ini… wow … kesannya pertama kalai naik pesawat ternyata sama yang punyanya tuh …. he…

Labels: 

Sutra

14.8.00

Dua Hari yang lalu
Sutra terjuntai disana
diantara detak detik waktu
angin berlalu entah kemana.

Kupu kupu kecil terbang sayup
cari aroma disapa bunga
semilir angin spoi bertiup
mengantar mimpi manjadi nyata

ada asa yang terbesit berwarna
menggulung waktu terpisah
gelora rindu telah merona
saat kita hendak berpisah.
14, Agustus 200

>>>tElEdiARiO>>>

emm… empat hari jelang hari Ha…

Labels: 

Do’a Pengiring

13.8.00

aneh…
tiba tiba lelaki tua itu bercerita
tentang kemarau, tentang hari hari krisis
dan dikalikan dengan ayat kisah nabi yusuf

“pokoknya setelah ayat itu saya jumlahkan
dan dibagi kembali dengan hari hari
disitulah letak jawabannya”

apa itu?
entahlah …
beliau tidak menjawab
ini hanyalah do’a pengiring.
Majlis Taklim Zawiyatul Abror, 13 Agustus 200

>>> tElEdiARiO>>>

wah sepertinya sial betul hari ini … kena palak sama orang suci .. gpp deh… lihat saja nanti

Labels: 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: